[ { "id": "cmk-firstaid-001", "title": "Pertolongan Pertama DBD", "content": "
  1. Beri banyak minum - air putih, oralit, jus buah untuk mencegah dehidrasi
  2. Kompres dengan air hangat untuk menurunkan demam
  3. Beri parasetamol untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri (hindari aspirin dan ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko pendarahan)
  4. Istirahat total
  5. Pantau tanda-tanda bahaya: muntah terus-menerus, pendarahan, lemas ekstrem, nyeri perut hebat
  6. Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika demam lebih dari 3 hari atau muncul tanda bahaya
  7. Pemeriksaan darah untuk mengecek trombosit dan hematokrit

Catatan: Tidak ada obat spesifik untuk DBD. Pengobatan bersifat suportif (mengatasi gejala). Yang terpenting adalah menjaga cairan tubuh dan memantau perkembangan pasien.

" }, { "id": "cmk-firstaid-002", "title": "Pertolongan Pertama Diare pada Anak", "content": "
  1. Beri oralit (larutan gula dan garam) untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang. Dosis: anak < 1 tahun: 50-100 ml per BAB, anak > 1 tahun: 100-200 ml per BAB
  2. Tetap berikan ASI atau susu formula
  3. Beri makanan lunak seperti bubur, pisang, atau nasi tim
  4. Hindari jus buah manis dan minuman bersoda karena dapat memperparah diare
  5. Beri suplemen zinc selama 10 hari (dosis sesuai anjuran dokter)
  6. Pantau tanda dehidrasi: mulut kering, mata cekung, jarang BAK
  7. Jangan berikan obat anti-diare tanpa resep dokter untuk anak
  8. Segera bawa ke dokter jika: diare lebih dari 3 hari, ada darah di tinja, demam tinggi, anak tampak sangat lemas
" } ]