import BackButton from '@/app/darmasaba/(pages)/desa/layanan/_com/BackButto'; import colors from '@/con/colors'; import { Box, Button, Center, Divider, Flex, Group, Image, List, ListItem, Paper, Stack, Table, TableTbody, TableTd, TableTh, TableThead, TableTr, Text } from '@mantine/core'; const dataMitos = [ { id: 1, mitos: 'Daun pepaya dan daun jambu biji bisa menyembuhkan DBD', fakta: 'Belum ada bukti ilmiah yang kuat. Namun dapat dikonsumsi sebagai pendamping terapi medis', }, { id: 2, mitos: 'DBD hanya menyerang anak-anak', fakta: 'DBD dapat menyerang siapa saja terlepas dari usia', }, { id: 3, mitos: 'Nyamuk DBD hanya aktif pada malam hari', fakta: 'Nyamuk Aedes aegypti aktif pada pagi dan sore hari', }, { id: 4, mitos: 'Sekali terkena DBD, tidak akan terkena lagi', fakta: 'Seseorang bisa terkena DBD hingga 4 kali karena terdapat 4 serotipe virus dengue', }, ] function Page() { const rows = dataMitos.map((element) => ( {element.mitos} {element.fakta} )); return ( Detail Lengkap Fasilitas Kesehatan
12 Februari 2025 Dinas Kesehatan Kategori: Kesehatan Masyarakat {/* Pendahuluan */} Pendahuluan Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Selama musim hujan, risiko penyebaran DBD meningkat karena genangan air menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. Artikel ini akan membahas cara efektif untuk mencegah dan menangani DBD di musim hujan. {/* Kenali Gejala DBD */} Kenali Gejala DBD Gejala awal DBD seringkali mirip dengan flu biasa, namun ada beberapa tanda khas yang perlu diwaspadai: Demam tinggi mendadak (38-40°C) yang berlangsung 2-7 hari Nyeri pada sendi, otot, dan tulang yang sangat mengganggu Ruam kemerahan pada kulit yang muncul 3-4 hari setelah demam Nyeri di belakang mata yang bertambah parah saat menggerakkan mata Pendarahan seperti mimisan, gusi berdarah, atau lebam pada kulit Penurunan jumlah trombosit dalam pemeriksaan darah {/* Cara Mencegah DBD */} Cara Mencegah DBD 3M Plus: Menguras tempat penampungan air minimal seminggu sekali Menutup rapat tempat penampungan air Mengubur atau mendaur ulang barang bekas yang dapat menampung air Plus: menanam tanaman pengusir nyamuk, memelihara ikan pemakan jentik, dan menggunakan kelambu saat tidur Penggunaan repellent atau lotion anti nyamuk terutama pada pagi dan sore hari saat nyamuk DBD aktif Pemasangan kawat kasa pada ventilasi rumah Fogging atau pengasapan pada area dengan kasus DBD tinggi (dilakukan oleh petugas kesehatan) Bubuk abate yang ditaburkan pada penampungan air yang sulit dikuras {/* Pertolongan Pertama Pada Penderita DBD */} Pertolongan Pertama Pada Penderita DBD Berikan banyak cairan untuk mencegah dehidrasi Kompres hangat untuk menurunkan demam (hindari kompres dingin) Istirahat yang cukup dan pemberian paracetamol untuk meredakan demam (hindari obat aspirin dan ibuprofen) Pantau gejala penurunan trombosit seperti bintik merah pada kulit Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika demam tidak turun setelah 2 hari {/* Mitos dan Fakta tentang DBD */} Mitos dan Fakta tentang DBD Mitos Fakta {rows}
{/* Kapan Harus ke Dokter */} Kapan Harus ke Dokter? Segera bawa penderita ke fasilitas kesehatan jika mengalami: Demam tinggi yang tidak turun setelah 2 hari Muntah terus-menerus Nyeri perut yang hebat Perdarahan dari hidung atau gusi Bintik merah pada kulit (petekie) Sulit bernapas Gelisah atau letargi Penurunan kesadaran {/* Kasus DBD di Wilayah Abiansemal */} Kasus DBD di Wilayah Abiansemal Informasi Lebih Lanjut Hotline DBD : (0361) 123456 WhatsApp Center : 081234567890 Email : p2p@dinkes.badungkab.go.id {/* Referensi */} Referensi Kementerian Kesehatan RI. (2024). Pedoman Pencegahan dan Pengendalian DBD. World Health Organization. (2024). Dengue Guidelines for Diagnosis, Treatment, Prevention and Control. Dinas Kesehatan Kabupaten Badung. (2025). Laporan Surveilans DBD Triwulan I 2025.
); } export default Page;