Sinkronisasi UI & API Admin - User Submenu Profile, Menu Desa

This commit is contained in:
2025-08-13 14:53:48 +08:00
parent 0777b00a7d
commit b8a45bc451
23 changed files with 1348 additions and 409 deletions

View File

@@ -1,7 +1,28 @@
/* eslint-disable react-hooks/exhaustive-deps */
'use client'
import stateProfileDesa from '@/app/admin/(dashboard)/_state/desa/profile';
import colors from '@/con/colors';
import { Box, Center, Image, Paper, Stack, Text } from '@mantine/core';
import { Box, Center, Image, Paper, Skeleton, Stack, Text } from '@mantine/core';
import { useEffect } from 'react';
import { useProxy } from 'valtio/utils';
function SejarahDesa() {
const state = useProxy(stateProfileDesa.sejarahDesa)
useEffect(() => {
state.findUnique.load("edit")
}, [])
const { data, loading } = state.findUnique
if (loading || !data) {
return (
<Box py={10}>
<Skeleton h={500} />
</Box>
)
}
return (
<>
<Box pb={70}>
@@ -12,16 +33,8 @@ function SejarahDesa() {
</Center>
<Text c={colors['blue-button']} ta={"center"} fw={"bold"} fz={"2.5rem"}>Sejarah Desa</Text>
</Box>
<Paper p={"xl"} bg={colors['white-trans-1']} w={{ base: "100%", md: "100%" }}>
<Text fz={{ base: "md", md: "h3" }} ta={"justify"}>
Asal usul nama Darmasaba tertuang dalam lontar Usada Bali. Seperti di tulis dalam monografi Desa Darmasaba tahun 1980 silam, nama Darmasaba berkaitan dengan keturunan Danghyang Nirarta diceritakan, Sang kawi-wiku asal Daha (Jawa Timur) itu memiliki cucu bernama Ida Pedanda Sakti Manuaba yang tigggal di Desa Kendran Tegalalang Gianyar.
</Text>
<Text fz={{ base: "md", md: "h3" }} py={10} ta={"justify"}>
Merasa tidak disenangi sang ayah, Ida Pedanda Sakti Manuaba pergi mengembara bersama dua orang pengiringnya. Pengembaraan sang pendeta sampai di pura Sarin Buana di Jimbaran. Saat mengadakan semedi di tempat ini sang pendeta melihat sinar api. Yang sangat jauh di utara. Timbul keinginan Ida Pedanda Manuaba untuk mengunjungi tempat itu.
</Text>
<Text fz={{ base: "md", md: "h3" }} ta={"justify"}>
Sampailah sang Pedanda di pura Batan Bila Peguyangan. Disini Ida Pedanda Manuaba singgah menghadap Ida Pedanda Budha yang tinggal disana. Selanjutnya, kedua pendeta bersama-sama menuju arah utara dan singgah di Taman Cang Ana, sebuah taman milik Arya Lanang Blusung. Di tempat ini kedua pendeta bersama-sama melaksanakan semedi dan menetap untuk sementara waktu.
</Text>
<Paper p={"xl"} bg={colors['white-trans-1']}>
<Text fz={{ base: "md", md: "h3" }} ta={"justify"} dangerouslySetInnerHTML={{ __html: data.deskripsi }} />
</Paper>
</Stack>