feat: add kependudukan seeders, API routes, year filter, and navbar menu
- Add Prisma models: DataBanjar, DistribusiAgama, DistribusiUmur, MigrasiPenduduk, DinamikaPenduduk - Create seeders for all kependudukan models with year 2026 data - Register Kependudukan API routes in route.ts - Update API findMany endpoints to make tahun parameter optional - Add YearFilter reusable component for admin pages - Update 4 kependudukan admin pages with year filter UI - Fix Mantine color array in AdminThemeProvider (add 10th element) - Fix invalid Mantine color scale in paguTable.tsx (gray.50 -> gray.1) - Add Kependudukan menu to navbar-list-menu.ts - Fix Bun JSON import resolution with loadJsonData helper - Update 74 seeder files to use dynamic JSON loading Co-authored-by: Qwen-Coder <qwen-coder@alibabacloud.com>
This commit is contained in:
10
prisma/data/kesehatan/artikel-kesehatan/introduction.json
Normal file
10
prisma/data/kesehatan/artikel-kesehatan/introduction.json
Normal file
@@ -0,0 +1,10 @@
|
||||
[
|
||||
{
|
||||
"id": "cmk-intro-001",
|
||||
"content": "<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk <em>Aedes aegypti</em> betina yang terinfeksi virus dengue. Virus ini memiliki 4 serotipe (DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4). Seseorang yang terinfeksi satu serotipe akan memiliki kekebalan seumur hidup terhadap serotipe tersebut, namun tetap rentan terhadap serotipe lainnya.</p><p>Penyakit ini endemis di lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia. Di Bali, kasus DBD biasanya meningkat pada musim penghujan (Oktober - Maret) ketika genangan air menjadi media perkembangbiakan nyamuk.</p><p>Penyakit ini dapat menyerang semua kalangan, namun anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang paling rentan. Tanpa penanganan yang tepat, DBD dapat berkembang menjadi Dengue Shock Syndrome (DSS) yang berpotensi fatal.</p>"
|
||||
},
|
||||
{
|
||||
"id": "cmk-intro-002",
|
||||
"content": "<p>Diare adalah kondisi buang air besar dengan frekuensi lebih sering dari biasanya dan disertai perubahan konsistensi tinja menjadi lebih encer. Pada anak-anak, diare umumnya disebabkan oleh infeksi rotavirus, norovirus, bakteri <em>E. coli</em>, atau parasit <em>Giardia</em>.</p><p>Menurut data WHO, diare masih menjadi penyebab utama kematian pada anak di bawah 5 tahun di negara berkembang. Penularan umumnya terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, serta kebersihan tangan dan lingkungan yang kurang terjaga.</p><p>Di Desa Darmasaba, kasus diare pada anak sering terjadi terutama pada musim pancaroba. Pencegahan melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci utama.</p>"
|
||||
}
|
||||
]
|
||||
Reference in New Issue
Block a user