feat: add kependudukan seeders, API routes, year filter, and navbar menu

- Add Prisma models: DataBanjar, DistribusiAgama, DistribusiUmur, MigrasiPenduduk, DinamikaPenduduk
- Create seeders for all kependudukan models with year 2026 data
- Register Kependudukan API routes in route.ts
- Update API findMany endpoints to make tahun parameter optional
- Add YearFilter reusable component for admin pages
- Update 4 kependudukan admin pages with year filter UI
- Fix Mantine color array in AdminThemeProvider (add 10th element)
- Fix invalid Mantine color scale in paguTable.tsx (gray.50 -> gray.1)
- Add Kependudukan menu to navbar-list-menu.ts
- Fix Bun JSON import resolution with loadJsonData helper
- Update 74 seeder files to use dynamic JSON loading

Co-authored-by: Qwen-Coder <qwen-coder@alibabacloud.com>
This commit is contained in:
2026-04-10 11:54:36 +08:00
parent 5e822f0b05
commit 8b14c6ce44
146 changed files with 3051 additions and 201 deletions

View File

@@ -0,0 +1,28 @@
[
{
"id": "cmk-artikel-001",
"title": "Demam Berdarah Dengue (DBD): Kenali Gejala dan Cara Pencegahannya",
"content": "<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk <em>Aedes aegypti</em>. Penyakit ini masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, termasuk di Bali. Setiap tahunnya, terutama pada musim hujan, kasus DBD cenderung meningkat.</p><p>Di Desa Darmasaba, upaya pencegahan dilakukan melalui program 3M Plus (Menguras, Menutup, Mengubur) serta fogging pada area yang terdampak. Artikel ini akan membantu Anda mengenali gejala, cara pencegahan, dan pertolongan pertama jika terinfeksi.</p>",
"imageId": null,
"imageName": "TDQReg1lQ73s39crXW0ra-mobile.webp",
"introductionId": "cmk-intro-001",
"symptomId": "cmk-symptom-001",
"preventionId": "cmk-prevention-001",
"firstAidId": "cmk-firstaid-001",
"mythVsFactId": "cmk-myth-001",
"doctorSignId": "cmk-doctor-001"
},
{
"id": "cmk-artikel-002",
"title": "Diare pada Anak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya",
"content": "<p>Diare merupakan salah satu penyakit yang sering menyerang anak-anak, terutama di daerah tropis seperti Indonesia. Diare pada anak bisa disebabkan oleh infeksi virus, bakteri, atau parasit yang masuk melalui makanan dan minuman yang tidak bersih.</p><p>Dehidrasi adalah komplikasi paling berbahaya dari diare pada anak. Oleh karena itu, pemberian cairan yang cukup sangat penting. Artikel ini membahas tanda-tanda diare, cara pencegahan, dan pertolongan pertama yang bisa dilakukan orang tua di rumah.</p>",
"imageId": null,
"imageName": "EcQIGOF6LW1dIKE53vmba-mobile.webp",
"introductionId": "cmk-intro-002",
"symptomId": "cmk-symptom-002",
"preventionId": "cmk-prevention-002",
"firstAidId": "cmk-firstaid-002",
"mythVsFactId": "cmk-myth-002",
"doctorSignId": "cmk-doctor-002"
}
]

View File

@@ -0,0 +1,10 @@
[
{
"id": "cmk-doctor-001",
"content": "<p><strong>Kapan harus ke dokter?</strong></p><ul><li>Demam tinggi yang tidak turun setelah 3 hari</li><li>Muncul bintik merah di kulit atau pendarahan (gusi, hidung)</li><li>Muntah terus-menerus dan tidak bisa makan/minum</li><li>Sakit perut hebat</li><li>Tangan dan kaki teraba dingin</li><li>Penurunan kesadaran atau kejang</li><li>Anak terlihat sangat lemas dan tidak responsif</li></ul><p><em>Jangan tunda untuk berobat ke fasilitas kesehatan terdekat. Penanganan dini sangat penting untuk mencegah komplikasi yang lebih serius.</em></p><p><strong>Dokter yang bisa dihubungi:</strong></p><ul><li>dr. I Wayan Suardana, Sp.PD - Poli Penyakit Dalam</li><li>dr. Ni Made Aryani - Poli Umum</li><li>dr. I Ketut Wirawan, Sp.A - Poli Anak</li></ul>"
},
{
"id": "cmk-doctor-002",
"content": "<p><strong>Kapan harus ke dokter?</strong></p><ul><li>Diare berlangsung lebih dari 3 hari</li><li>Ada darah atau lendir di tinja</li><li>Demam tinggi (> 38.5 derajat Celsius)</li><li>Tanda-tanda dehidrasi berat (mulut kering, mata cekung, jarang BAK)</li><li>Anak sangat lemas atau tidak responsif</li><li>Muntah terus-menerus sehingga tidak bisa minum oralit</li><li>Diare pada bayi di bawah 6 bulan</li></ul><p><em>Dehidrasi adalah komplikasi paling berbahaya dari diare. Jangan menunggu sampai kondisi anak memburuk.</em></p><p><strong>Fasilitas kesehatan terdekat:</strong></p><ul><li>Puskesmas Darmasaba - (0361) 8463263</li><li>Posyandu terdekat</li><li>Rumah Sakit terdekat di Badung</li></ul>"
}
]

View File

@@ -0,0 +1,12 @@
[
{
"id": "cmk-firstaid-001",
"title": "Pertolongan Pertama DBD",
"content": "<ol><li><strong>Beri banyak minum</strong> - air putih, oralit, jus buah untuk mencegah dehidrasi</li><li><strong>Kompres dengan air hangat</strong> untuk menurunkan demam</li><li><strong>Beri parasetamol</strong> untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri (hindari aspirin dan ibuprofen karena dapat meningkatkan risiko pendarahan)</li><li><strong>Istirahat total</strong></li><li><strong>Pantau tanda-tanda bahaya:</strong> muntah terus-menerus, pendarahan, lemas ekstrem, nyeri perut hebat</li><li><strong>Segera bawa ke fasilitas kesehatan</strong> jika demam lebih dari 3 hari atau muncul tanda bahaya</li><li><strong>Pemeriksaan darah</strong> untuk mengecek trombosit dan hematokrit</li></ol><p><strong>Catatan:</strong> Tidak ada obat spesifik untuk DBD. Pengobatan bersifat suportif (mengatasi gejala). Yang terpenting adalah menjaga cairan tubuh dan memantau perkembangan pasien.</p>"
},
{
"id": "cmk-firstaid-002",
"title": "Pertolongan Pertama Diare pada Anak",
"content": "<ol><li><strong>Beri oralit</strong> (larutan gula dan garam) untuk mengganti cairan dan elektrolit yang hilang. Dosis: anak < 1 tahun: 50-100 ml per BAB, anak > 1 tahun: 100-200 ml per BAB</li><li><strong>Tetap berikan ASI</strong> atau susu formula</li><li><strong>Beri makanan lunak</strong> seperti bubur, pisang, atau nasi tim</li><li><strong>Hindari jus buah manis</strong> dan minuman bersoda karena dapat memperparah diare</li><li><strong>Beri suplemen zinc</strong> selama 10 hari (dosis sesuai anjuran dokter)</li><li><strong>Pantau tanda dehidrasi:</strong> mulut kering, mata cekung, jarang BAK</li><li><strong>Jangan berikan obat anti-diare</strong> tanpa resep dokter untuk anak</li><li><strong>Segera bawa ke dokter</strong> jika: diare lebih dari 3 hari, ada darah di tinja, demam tinggi, anak tampak sangat lemas</li></ol>"
}
]

View File

@@ -0,0 +1,10 @@
[
{
"id": "cmk-intro-001",
"content": "<p>Demam Berdarah Dengue (DBD) adalah penyakit yang ditularkan melalui gigitan nyamuk <em>Aedes aegypti</em> betina yang terinfeksi virus dengue. Virus ini memiliki 4 serotipe (DEN-1, DEN-2, DEN-3, DEN-4). Seseorang yang terinfeksi satu serotipe akan memiliki kekebalan seumur hidup terhadap serotipe tersebut, namun tetap rentan terhadap serotipe lainnya.</p><p>Penyakit ini endemis di lebih dari 100 negara, termasuk Indonesia. Di Bali, kasus DBD biasanya meningkat pada musim penghujan (Oktober - Maret) ketika genangan air menjadi media perkembangbiakan nyamuk.</p><p>Penyakit ini dapat menyerang semua kalangan, namun anak-anak dan remaja merupakan kelompok yang paling rentan. Tanpa penanganan yang tepat, DBD dapat berkembang menjadi Dengue Shock Syndrome (DSS) yang berpotensi fatal.</p>"
},
{
"id": "cmk-intro-002",
"content": "<p>Diare adalah kondisi buang air besar dengan frekuensi lebih sering dari biasanya dan disertai perubahan konsistensi tinja menjadi lebih encer. Pada anak-anak, diare umumnya disebabkan oleh infeksi rotavirus, norovirus, bakteri <em>E. coli</em>, atau parasit <em>Giardia</em>.</p><p>Menurut data WHO, diare masih menjadi penyebab utama kematian pada anak di bawah 5 tahun di negara berkembang. Penularan umumnya terjadi melalui makanan dan minuman yang terkontaminasi, serta kebersihan tangan dan lingkungan yang kurang terjaga.</p><p>Di Desa Darmasaba, kasus diare pada anak sering terjadi terutama pada musim pancaroba. Pencegahan melalui pola hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci utama.</p>"
}
]

View File

@@ -0,0 +1,14 @@
[
{
"id": "cmk-myth-001",
"title": "Mitos vs Fakta: Demam Berdarah Dengue",
"mitos": "Jus daun jambu biji dapat menyembuhkan DBD secara total",
"fakta": "Jus daun jambu biji memang mengandung senyawa yang dapat membantu meningkatkan trombosit, namun tidak dapat menggantikan perawatan medis. Pasien DBD tetap memerlukan penanganan medis yang tepat, terutama pemantauan trombosit dan hidrasi. Jus daun jambu bisa menjadi terapi pendamping, bukan pengganti pengobatan."
},
{
"id": "cmk-myth-002",
"title": "Mitos vs Fakta: Diare pada Anak",
"mitos": "Obat anti-diare dapat diberikan untuk anak agar cepat sembuh",
"fakta": "Obat anti-diare tidak boleh diberikan pada anak tanpa resep dokter. Diare pada anak sebenarnya adalah cara tubuh mengeluarkan kuman penyebab infeksi. Pemberian obat anti-diare justru bisa menahan kuman di dalam usus dan memperparah infeksi. Yang terpenting adalah pemberian oralit dan cairan yang cukup."
}
]

View File

@@ -0,0 +1,12 @@
[
{
"id": "cmk-prevention-001",
"title": "Pencegahan Demam Berdarah",
"content": "<ul><li><strong>3M Plus:</strong> Menguras tempat penampungan air minimal 1 minggu sekali, Menutup rapat tempat penampungan air, Mengubur barang bekas yang bisa menampung air</li><li><strong>Gunakan kelambu</strong> saat tidur, terutama di daerah endemis</li><li><strong>Pakai lotion anti nyamuk</strong> yang mengandung DEET atau picaridin</li><li><strong>Pasang kawat kasa</strong> di jendela dan ventilasi</li><li><strong>Tanam tanaman pengusir nyamuk</strong> seperti lavender, serai, dan zodia</li><li><strong>Fogging (pengasapan)</strong> di area yang terdampak sesuai anjuran dinas kesehatan</li><li><strong>Gunakan pakaian lengan panjang</strong> terutama saat pagi dan sore hari</li><li><strong>Jaga kebersihan lingkungan</strong> dan hindari genangan air</li></ul>"
},
{
"id": "cmk-prevention-002",
"title": "Pencegahan Diare pada Anak",
"content": "<ul><li><strong>Cuci tangan dengan sabun</strong> sebelum makan dan setelah dari toilet</li><li><strong>Pastikan makanan dan minuman bersih</strong> dan dimasak hingga matang</li><li><strong>Simpan makanan di tempat tertutup</strong></li><li><strong>Gunakan air matang</strong> untuk minum dan memasak</li><li><strong>Berikan ASI eksklusif</strong> pada bayi hingga 6 bulan</li><li><strong>Imunisasi Rotavirus</strong> sesuai jadwal</li><li><strong>Jaga kebersihan dapur</strong> dan peralatan makan</li><li><strong>Ajari anak kebiasaan hidup bersih</strong> sejak dini</li><li><strong>Hindari jajan sembarangan</strong> terutama di tempat yang tidak higienis</li></ul>"
}
]

View File

@@ -0,0 +1,12 @@
[
{
"id": "cmk-symptom-001",
"title": "Gejala Demam Berdarah Dengue",
"content": "<ul><li><strong>Demam tinggi mendadak</strong> (39-40 derajat Celsius) selama 2-7 hari</li><li><strong>Sakit kepala berat</strong>, terutama di bagian dahi</li><li><strong>Nyeri di belakang mata</strong></li><li><strong>Nyeri otot dan sendi</strong> (disebut juga \"breakbone fever\")</li><li><strong>Mual dan muntah</strong></li><li><strong>Bintik merah di kulit</strong> (petechiae)</li><li><strong>Pendarahan ringan</strong> (gusi berdarah, mimisan)</li><li><strong>Lemas dan lesu</strong></li><li><strong>Sakit perut</strong></li></ul><p><strong>Tanda bahaya (waspada):</strong> Muntah terus-menerus, sakit perut hebat, pendarahan hebat, penurunan kesadaran, tangan dan kaki dingin. Segera bawa ke fasilitas kesehatan jika muncul tanda-tanda ini.</p>"
},
{
"id": "cmk-symptom-002",
"title": "Gejala Diare pada Anak",
"content": "<ul><li><strong>Buang air besar encer</strong> 3 kali atau lebih dalam sehari</li><li><strong>Tinja berair</strong> atau berlendir</li><li><strong>Demam ringan</strong></li><li><strong>Mual dan muntah</strong></li><li><strong>Sakit perut atau kram</strong></li><li><strong>Nafsu makan menurun</strong></li><li><strong>Dehidrasi:</strong> mulut kering, mata cekung, jarang buang air kecil, anak rewel atau lemas</li></ul><p><strong>Tanda dehidrasi berat:</strong> Anak tampak sangat lemas, mata sangat cekung, kulit perut kembali lambat saat dicubit, tidak buang air kecil lebih dari 6 jam. Segera bawa ke dokter jika tanda ini muncul.</p>"
}
]